Kembali ke semua jurnal
AyahASI Indonesia: The Role of Father's Breastfeeding Supporting Community to Achieve Successful Exclusive Breastfeeding
💡 Intinya Aja Deh!
Peneliti dari LIPI meneliti komunitas AyahASI dan menemukan: komunitas ini berhasil mengubah narasi soal ASI — dari 'urusan ibu' jadi tanggung jawab bersama ayah dan ibu. Ini salah satu pengakuan akademis pertama dari lembaga negara terhadap peran AyahASI.
Pertanyaan Penelitian
Peneliti LIPI penasaran sama satu hal yang sering diabaikan: komunitas AyahASI yang lahir dari Twitter ini — beneran ngaruh nggak ke cara ayah-ayah Indonesia mikir dan bertindak soal menyusui? Atau cuma ramai di sosmed doang, tanpa dampak nyata?
Metode
Ini conference paper yang dipresentasikan di SEASIA 2019 di Taipei oleh peneliti dari LIPI — lembaga riset resmi negara Indonesia. Rahadian menganalisis komunitas AyahASI dari berbagai sudut: konten media sosial mereka, buku Catatan AyahASI, dan pola keterlibatan anggotanya. Belum terbit sebagai jurnal peer-reviewed penuh, tapi bobot institusionalnya kuat.
Analisis & Catatan Kritis
Karena ini conference paper — bukan jurnal peer-reviewed — temuannya perlu dibaca sebagai insight awal yang kuat, bukan kesimpulan final yang udah diuji berkali-kali. Tapi konteksnya tetap serius: peneliti dari LIPI, dipresentasikan di forum Southeast Asian Studies internasional. Itu artinya komunitas AyahASI udah cukup signifikan untuk menarik perhatian lembaga riset negara.
Hasil Utama
Komunitas AyahASI terbukti membantu orang tua memahami pentingnya menyusui secara lebih komprehensif
AyahASI berhasil menggeser narasi: ASI eksklusif bukan hanya tanggung jawab ibu, tapi juga ayah
Pendekatan edukasi yang santai dan berbasis pengalaman nyata terbukti lebih mudah diterima ayah dibanding materi klinis formal
Komunitas ini jadi bukti bahwa perubahan sosial soal keterlibatan ayah bisa dimulai dari inisiatif grassroots — tanpa nunggu kebijakan pemerintah berubah dulu
Action Point untuk Ayah
Fakta bahwa lembaga negara seperti LIPI meliput AyahASI sebagai objek riset bukan hal kecil. Lo bagian dari komunitas yang udah diakui secara akademis dan kelembagaan. Bukan sekadar grup parenting biasa.
// Catatan dari AyahASI
Kalau ada yang tanya 'emang AyahASI ini valid atau cuma gerakan sosmed?' — sekarang lo punya jawabannya. LIPI sudah meneliti dan membawa hasilnya ke konferensi internasional di Taipei. Itu bukan sekadar validasi sosial — itu validasi akademis.